LDII dalam Peta Sosial Politik Indonesia

 

Oleh : Asep Rohimat, SIP.,SH.

Tidak banyak masyarakat yang mengenal LDII. Berbeda dengan NU atau Muhamadiyah  yang sudah akrab ditelinga khalayak ramai. NU adalah organisasi massa Islam terbesar di Indonesia dengan karakteristik tradisional dengan peran para ulamanya yang dominan dalam kehidupan sosial kemasyarakatannya. Berbeda dengan Muhamadiyah yang dikenal lebih reformis, modern dan intelektual dalam menjalankan harokah islamiyah-nya.

Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) adalah sebuah organisasi massa keagamaan yang bergerak dalam bidang dakwah Islam dan sosial kemasyarakatan dengan payung Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara-nya dengan dilandasi nilai-nilai Islam berdasarkan Al Qur’an dan As Sunnah.

Selengkapnya: LDII dalam Peta Sosial Politik Indonesia 

PACARAN = MAKSIAT

Perdebatan mengenai status "berpacaran/­bertunangan" baik Via dunia maya ataupun dunia nyata , silahkan untuk direnungi :

1. “emang pacaran dalam Islam nggak boleh ya?” | iya, Rasul melarang segala jenis khalwat (berdua-duaan) yg bukan mahram, termasuk pacaran
2. “walaupun beda negara? LDR gitu” | mau beda negara, mau beda alam, mau beda dunia, mau LDR mau tetangga, tetep aja haram
3. “kan pacarannya nggak ngapa-ngapain?”­ | nggak ngapa-ngapain aja dapet dosa, rugi kan? mendingan nggak usahlah
4. “tapi kan kita punya perasaan” | so? punya perasaan nggak buat kamu boleh melanggar hukum Allah yang kasi kamu perasaan
5. “kalo pacarannya bikin positif?” | positif hamil maksudnya?

Selengkapnya: Pacaran = Maksiat

BUKAN SIAPA – SIAPA

Dia berjuang sejak kecil. Anak yatim menjadi predikat yang menempel di dirinya sejak ia berusia 8 tahun. Meski ibunya bersuamikan lagi, ia berusaha tak memberatkan siapa-siapa. Sedari kecil, ia berusaha untuk mandiri, berusaha membahagiakan ibu, ayah tiri, dan adik-adiknya. Ia juga mencari uang tambahan untuk sekolahnya. Selalu berusaha menjadi kreatif daln tak mau menyerah oleh keadaan, menjadikannya semakin kuat. Karena sejatinya orang yang pandai itu bukanlah dia yang pandai dalam mata pelajaran maupun hebat dalam ekstra kurikuler, karena ORANG YANG PANDAI ITU ADALAH ORANG YANG CERDAS MENGATUR DAN MEMANFAATKAN SITUASI.

 

Selengkapnya: BUKAN SIAPA SIAPA

Pancasila 2.0; Inisiasi LDII Memasyarakatkan Pancasila

Momentum untuk menggaung-gaungkan lagi semangat “ber-Pancasila” telah ditandai dengan inisiasi dari Majelis Permusyawaratan Rakyat RI dengan mensosialisasikan 4 pilar bangsa.  Kemudian diperkuat dengan sebuah karya besar cendikiawan dan sejarawan muda Indonesia, Dr. Yudi Latif yang menuliskan karyanya yang berjudul “Negara Paripurna; Historitas, Rasionalitas dan Aktualitas”. Tahun-tahun berikutnya berbagai elemen bangsa dengan tema masing-masing membuat berbagai forum terkait dengan Pancasila.  Sebuah rangkaian orkestra yang jika dipadukan dengan aksi nyata Pancasilais Indonesia tentulah dapat membangkitkan harapan bahwa Pancasila dapat terus dijadikan pegangan seluruh elemen bangsa agar cita-cita pendiri negeri ini dapat terwujud, Indonesia adil makmur sejahtera dalam kerangka ke-bhinneka-an.

Selengkapnya: Inisiasi LDII Memasyarakatkan Pancasila

Mempunyai Generasi yang cerdas itu butuh perjuangan. Perjuangan memerlukan kesungguhan lahir dan batin. Ada baiknya kita melihat dan mencontoh bagaimana orang yahudi mencetak gennerasi yang cerdas sehingga hanya dengan sedikit orang mereka mampu mampu menguasai dunia. 

OTAK CERDAS BANGSA YAHUDI

Bangsa Yahudi adalah salah satu bangsa yang menguasai dunia karena kecerdasan dan kelicikannya baik dari segi sains, bisnis, maupun teknologi. Allah Ta’ala memang telah menganugrahkan kepada bangsa Yahudi suatu kelebihan berupa otak yang cemerlang. Dan sungguh sangat menarik mengetahui kenapa orang Yahudi begitu pintar dan mempunyai kelebihan dibanding bangsa-bangsa lain di atas dunia ini. Tentu saja dalam hal ini hanyalah sebatas kelebihan dalam hal urusan keduniawian… “ Dan ternyata situs jejaring sosial yang sangat terkenal, Facebook adalah hasil karya mereka”…

Selengkapnya: OTAK CERDAS BANGSA YAHUDI